Selasa, 04 Oktober 2016

MATERI PKN KELAS VIII SEMESTER I

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DAN DASAR NEGARA


1.      Ideologi berasal dari kata idea (gagasan, cita-cita), dan logos (pengetahuan). Ideologi dapat diartikan sebagai seperangkat gagasan sistematis mengenai suatu kehidupan yang dicita-citakan. Ideologi sering kali diartikan sama dengan pandangan hidup.Ideologi yang dianut oleh suatu bangsa dapat menjadi dasar negara yang bersangkutan. Sebagai dasar negara maka menjadi sumber dan cita-cita hukum dari organisasi negara.

2.      Arti penting ideologi bagi suatu bangsa yaitu memberi arah dan pedoman bagi bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi.

3.      Perbandingan berbagai ideologi dunia :

Liberalisme
Sosialisme
Pancasila
Berdasarkan paham individualisme
Berdasarkan ajaran Karl Marx
Bersumber pada tata nilai budaya Indonesia
Mengutamakan hak individu
Mengutamakan kewajiban
Keseimbangan hak dan kewajiban
Bersifat sekulerisme
Bersifat atheis
Berdasarkan ketuhanan YME
Kapitalisme
Etatisme
Ekonomi berdasar Kekeluargaan
Campur tangan negara sedikit
Negara mendominasi kehidupan
Negara mengatur kehidupan secar seimbang

4.      Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara :
a.       BPUPKI dalam sidang I tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 membahas dasar negara
b.      Panitia Kecil merumuskan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945
c.       PPKI menetapkan UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945, yang memuat Pancasila
      dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

5.      Beberapa usulan rumusan dasar negara :
a.       Muhammad Yamin, secara tertulis :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Kebangsaan persatuan Indonesia
3)      Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permsyawaratan perwakilan
5)      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

b.      Mr Soepomo
1)      Persatuan/integralistik
2)      Ketuhanan
3)      Permusyawaratan/perwakilan
4)      Kekeluargaan
5)      Semangat kebudayaan

c.       Ir Soekarno
1)      Kebangsaan
2)      Internasionalisme/kemanusiaan
3)      Mufakat/demokrasi
4)      Kesejahteraan sosial
5)      Ketuhanan Yang Maha Esa


d.      Rumusan dasar negara menurut Piagam Jakarta  :
1)      Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariah Islam bagi pemeluk - pemeluknya
2)      Kemanusiaan yang adil dan beradab
3)      Persatuan Indonesia
4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5)      Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

e.       Rumusan dasar Negara menurut Konstitusi RIS dan UUD Sementara 1950 :
1)      Ketuhanan Yang Maha Esa
2)      Peri-kemanusiaan
3)      Kebangsaan
4)      Kerakyatan
5)      Keadilan sosial

6.      Rumusan Pancasila yang sah dan benar yaitu sesuai denga rumusan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

7.   Kedudukan dan Fungsi Pancasila :
a.       Dasar Negara, berfungsi sumber dari segala sumber hukum. Segala peraturan     
      perundangan harus sesuai dengan Pancasila
b.      Pandangan Hidup (way of life), berfungsi sebgai pedoman tingkah laku manusia
      dalam kehidupan sehari-hari.
c.       Jiwa dan kepribadian, berfungsi membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa
       lain.
d.      Perjanjian luhur, yaitu telah disepakati menjelang dan sesudah proklamasi
      kemerdekaann oleh wakil bangsa Indonesia.
e.       Tujuan yang hendak dicapai, yaitu masyarakat adil makmur berdasarkan
      Pancasila.

8.      Sikap tanggung jawab warga negara terhadap Pancasila adalah mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


9.      Penanaman dan pengamalan nilai-nilai Panacsila hendaknya dimulai sejak dini dalam lingkungan keluarga.

MATERI PKN KELAS IX SEMESTER II

STANDAR KOMPETENSI : PRESTASI DIRI


1.      Prestasi diri berarti hasil yang dicapai dari apa yang dikerjakan atau diusahakan. Prestasi diri menggambarkan hasil yang diperoleh seseorang dari satu waktu tertentu yang menunjukkan perubahan kemajuan.

2.      Prestasi diri merupakan perwujudan dari potensi diri seseorang. Potensi diri diartikan sebagai segala sesuatu yang dimiliki seseorang baik sudah atau belum nyata yang dapat digunakan dalam pembangunan dirinya.

3.      Potensi diri dapat dikelompokkan atas :
a.       Potensi fisik, seperti kekuatan dan bentuk tubuh, kesehatan
b.      Potensi non fisik, seperti kecerdasan, kepribadian, sikap.

4.      Faktor yang mempengaruhi prestasi diri :
a.       Faktor dari dalam (internal), seperti :
Ø  Keterbatasan kecerdasan
Ø  Kondisi fisik yang kurang (cacad)
Ø  Ketidakmampuan mengendalikan emosi
Ø  Malas, tidak disiplin
b.      Faktor dari luar (eksternal), seperti :
Ø  Lingkungan Keluarga, seperti keharmonisan , kekeluargaan
Ø  Lingkungan Masyarakat, seperti ketertiban, norma, disiplin
Ø  Lingkungan Alam, seperti cuaca, makanan

5.      Keunggulan suatu bangsa dipengaruhi oleh prestasi diri yang diperoleh warga negaranya. Semakin tinggi prestasi diri warga negara, maka semakin tinggi pula kemajuan dan keunggulan bangsa. Bangsa yang unggul ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.

6.      Pembangunan adalah proses perubahan terus-menerus, menuju pada kemajuan dan perbaikan ke arah tujuan bersama.

7.      Pembangunan nasional adalah rangkaian upaya pembangunan yang berkelanjutan meliputi seluruh aspek kehidupan (politik, ekonomi, sosbud, hankam)

8.      Pembangunan merupakan usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia yang berkelanjutan, berlandaskan kemampuan nasional.

9.      Keseluruhan semangat, arah, gerak pembangunan merupakan pengamalan Pancasila.

10.  Tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

11.  Hakekat pembangunan nasional adalah :
a.       Pembangunan manusia seutuhnya, meliputi material dan spiritual.
b.      Pembangunan seluruh masyarakat, berarti merata di seluruh wilayah dan lapisan masyarakat.

12.  Modal dasar pembangunan nasional :
a.       Kemerdekaan dan kedaulatan negara
b.      Wilayah yang luas
c.       Kekayaan alam yang melimpah
d.      Jumlah penduduk yang besar
e.       Potensi dan kekuatan efektif bangsa
f.       Persatuan dan kesatuan
g.      Rohaniah dan Mental
h.      Budaya bangsa

13.  Faktor dominan yang berpengaruh terhadap pembangunan :
a.       Kependudukan dan sosial budaya
b.      Wilayah kepulauan dan kelautan
c.       Sumber daya alam
d.      Sumber daya manusia
e.       Disiplin nasional
f.       Manajemen nasional
g.      Perkembangan regional, globalisasi, tatanan internasional
h.      Kemungkinan pengembangan

14.  Pembangunan nasional adalah dari, oleh, untuk rakyat. Pembangunan dilaksanakan bersama oleh masyarakat dan pemerintah. Masyarakat adalah pelaku utama (subyek) pembangunan. Pemerintah bertugas mengarahkan, membimbing, menciptakan suasan penunjang

15.  Keberhasilan pembangunan tergantung pada partisipasi seluruh rakyat dan sikap mental, tekad, disiplin penyelenggara negara.

16.  Peran siswa dalam pembangunan adalah belajar dengan giat.



MATERI PKn KELAS IX SEMESTER II

STANDAR KOMPETENSI : GLOBALISASI

1.      Beberapa pengertian globalisasi :
a.       Suatu proses yang dimana batas-batas negara tidak ada dan tidak penting lagi dalam kehidupan social (Michael Haralambas dan Martin Holborn)
b.      Terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama.

2.      Faktor pendorong utama globalisasi yaitu kemajuan iptek dan komunikasi yang cepat.

3.      Arti penting globalisasi bagi Indonesia :
a.       Sebagai negara berkembang membutuhkan bantuan dan kerja sama dengan negara lain.
b.      Globalisasi dapat meningkatkan kehidupan masyarakat
c.       Meningkatkan kemajuan iptek di Indonesia.

4.      Indonesia dalam pergaulan internasioan bersikap terbuka terhadap pergaulan internasional. Politik luar negeri Indonesia bebas aktif.  Bebas artinya bebas menentukan nasib sendiri, tidak memihak. Aktif berarti ikut serta mewujudkan perdamaian dunia.

5.      Landasan politik luar negeri Indonesia termuat dalam :
a.       Pembukaan UUD 1945 alinea I dan IV.
b.      Pasal 11, 12, dan 13 UUD 1945
c.       UU No 37 tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri

6.      Tujuan politik luar negeri Indonesia diabdikan kepada kepentingan nasional Indonesia.

7.      Klasifikasi kerjasama antar bangsa dikelompokkan berdasarkan :
a.       Jumlah Negara, yaitu :
Ø  Bilateral,  yaitu kerjasama dua negara
Ø  Multilateral, yaitu kerjasama lebih dari dua negara
b.      Wilayah Negara, yaitu :
Ø  Regional, yaitu kerjasama beberapa Negara dalam satu wilayah tertentu seperti ASEAN, Uni Eropa
Ø  Internasional, yaitu kerjasama beberapa Negara tanpa dibatasi wilayah tertentu
c.       Bidang kerjasama, yaitu :
Ø  Ekonomi, seperti APEC, Bank Dunia
Ø  Social budaya, seperti WHO, UNESCO
Ø  Pertahanan keamanan, seperti NATO

8.      Dampak positif glibalisasi dalam berbagai bidang seperti :
a.       Bidang Politik antara lain:
Ø  Berkembang paham demokrasi, hak asasi manusia, persamaan derajat
Ø  Penerapan prinsip-prinsip negara hukum
b.      Bidang Ekonomi antara lain :
Ø  Peningkatan eksport dan import barang
Ø  Penanaman modal bagi investasi di Indonesia
c.       Bidang Sosial Budaya antara lain :
Ø  Peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi
Ø  Sikap disiplin, etos kerja, profesional, dan sebagainya
d.      Bidang Pertahanan dan Keamanan antara lain :
Ø  Penggunaan teknologi pertahanan
Ø  Radar pertahanan dan keamanan


9.      Dampak negatif globalisasi dalam berbagai bidang seperti :
a.       Bidang Politik, antara lain :
Ø  Berkembang paham liberalisme, komunisme
Ø  Campur tangan negara lain dalam urusan dalam negeri
b.      Bidang Ekonomi, antara lain :
Ø  Kekuatan ekonomi kapitalisme mendesak ekonomi nasional
Ø  Meningkatnya kesenjangan ekonomi
Ø  Produksi dalam negeri tidak mampu bersaing dengan produksi negara lain
c.       Bidang Sosial Budaya antara lain :
Ø  Muncul budaya pergaulan bebas
Ø  Penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang
Ø  Budaya minuman keras
Ø  Sikap hedonisme, konsumtif
Ø  Nilai kepribadian dan budaya bangsa hilang
d.      Bidang Pertahanan dan Keamanan, antara lain :
Ø  Kejahatan internasional
Ø  Tindakan terorisme
Ø  Pencurian kekayaan laut oleh nelayan asing

10.  Sikap yang dibutuhkan dalam menghadapi globalisasi antara lain :
a.       Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budi rakyat Indonesia seluruhnya. Kebudayaan lama dan asli (daerah) yang terdapat sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah di seluruh Indonesia merupakan kebudayaan nasional. Kebudayaan asing yang dapat memperkaya kebudayaan bangsa serta mempertinggi derajat kemanusiaan kita terima apabila tidak bertentangan dengan kepribadian bangsa dan Pancasila.
b.      Bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia
c.       Bangga terhadap produksi dalam negari
d.      Cinta tanah air dan bangsa
e.       Rela berkorban demi bangsa dan negara
f.       Menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa
g.      Melestarikan budaya nasional, waspada terhadap pengaruh budaya luar


Ihya Ulumuddin Jilid 1