Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran
Sekolah :
SMP Islam Al-Amin
Matapelajaran :
Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan
Kelas/Semester :
VII/I
Alokasi Waktu :4 Pertemuan (4x3 JP)
A.
Kompetensi
Inti (KI)
KI
1 : Menghargai dan menghayati ajaran
agama yang dianutnya.
KI 2 : Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong),
santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI
3 : Memahami pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4 : Mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B.
Kompetensi
Dasar
1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang
Maha Esa atas semangat dan komitmen para
pendiri negara dalam merumuskan dan menetapkan dasar negara Pancasila
1.2 Mengembangkan sikap bertanggung jawab dan berkomitmen
sebagai warga negara Indonesia seperti yang diteladankan para pendiri negara dalam perumusan dan penetapan
Pancasila sebagai dasar negara
1.3 Menganalisis proses perumusan dan penetapan Pancasila
sebagai Dasar Negara
1.4 Menyaji hasil analisis proses perumusan dan penetapan
Pancasila sebagai Dasar Negara
C.
Indikator
Pencapaian Kompetensi
1.1.1. Bersyukur atas perumusan Pancasila sebagai
Dasar Negara.
1.1.2. Bersyukur memiliki para pendiri Negara yang
memiliki komitmen terhadap bangsa dan negara.
2.1.1. Berperilaku peduli sebagai wujud pelaksanaan semangat dan komitmen
para pendiri negara.
2.1.2. Berani berperan/mensimulasikan sebagai pendiri negara.
3.1.1 Mendeskripsikan perumusan Pancasila sebagai
Dasar Negara dalam Sidang BPUPKI.
3.1.2 Membandingkan pendapat para pendiri negara
tentang isi Pancasila.
3.1.3 Mendeskripiskan perumusan Dasar Negara dalam
Sidang Panitia Sembilan.
3.1.4 Mendeskripsikan penetapan Pancasila
sebagai Dasar Negara.
3.1.5
Menunjukkan semangat komitmen para pendiri negara dalam merumuskan dan
menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara.
4.1.1 Menyusun laporan hasil telaah perumusan
Pancasila sebagai Dasar Negara
4.1.2 Menyajikan hasil telaah penetapan Pancasila
sebagai Dasar Negara.
4.1.3 Mensimulasikan laporan hasil telaah semangat
Komitmen para pendiri Negara dalam
merumuskan dan menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara.
D.
Materi Pembelajaran
Pertemuan Kesatu
a.
Reguler
1.
Pengertian dasar negara
Dasar
negara merupakan pondasi berdirinya sebuah negara.
2.
Alasan pembentukan BPUPKI bagi bangsa
Indonesia.
Ø Kekalahan
balatentara Jepang dalam beberapa pertempuran
Ø Untuk mengambil
simpatik rakyat pendudukan, Jepang memberikan janji akan memberikan kemerdekaan
esok kemudian hari
Ø Untuk merealisasikan
janji Jepang, maka dibentuk BPUPKI
3.
Keanggotaan BPUPKI dilihat dari jumlah
dan pimpinannya.
Secara resmi BPUPKI dilantik
oleh Jepang, dengan anggota berjumlah enam puluh dua (62) orang yang terdiri
atas tokoh-tokoh bangsa Indonesia dan tujuh (7) orang anggota perwakilan dari
Jepang. Ketua BPUPKI adalah dr. K.R.T Radjiman Wedyodiningrat, dengan dua wakil
ketua, yaitu Ichibangase Yosio (Jepang) dan R.P Soeroso.
4.
Suasana sidang BPUPKI dalam merumuskan Pancasila
sebagai dasar negara.
Sidang BPUPKI dalam
perumusan Pancasila dilaksanakan dalam suasana penuh kekeluargaan, saling
menolong, dan bersungguh-sungguh berdasarkan rasa cinta tanah air.
Pertemuan Kedua
a.
Reguler
1.
Tokoh yang mengusulkan rumusan dasar
negara dalam sidang BPUPKI
Rumusan
dasar negara disampaikan oleh:
·
Mr. Soepomo
·
Mr. Moch Yamin
·
Ir. Soekarno
·
Panitia Sembilan
2.
Isi usulan dasar negara
oleh para pendiri negara dalam sidang BPUPKI
· Usulan
rumusan dasar negara yang disampaikan Mr. Moch. Yamin:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kebangsaan persatuan
Indonesia
3. Rasa kemanusiaan yang adil
dan beradab
4. Kerakyatan yang dipimpin
oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia.
· Usulan
rumusan dasar negara yang disampaikan Mr. Soepomo:
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat
· Usulan
rumusan dasar negara yang disampaikan Ir. Soekarno:
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang berkebudayaan
3.
Alasan dibubarkanaya BPUPKI dan diganti
menjadi PPKI
Kekalahan Jepang atas Sekutu menjadi pertanda
bahwa janji Jepang untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia sulit
diwujudkan sehingga nasib bangsa Indonesia kini bergantung pada perjuangan
bangsa Indonesia sendiri. BPUPKI yang merupakan bentukan Jepang dibubarkan dan
diganti dengan PPKI yang merupakan insiatif para pendiri bangsa.
4.
Tujuan dibentuknya
panitia sembilan dalam sidang BPUPKI
Untuk merumuskan lebih lanjut
mengenai dasar negara Indonesia merdeka
5.
Profil tokoh panitia sembilan
Pertemuan Ketiga
a.
Reguler
b. Tujuan
pembentukan PPKI
Untuk
mempersiapkan hal-hal penting sehubungan dengan kemerdekaan Indonesia
c. Keanggotaan
PPKI
· Ketua
: Ir. Soekarno, Wakil Ketua : Mohammad Hatta dengan anggota sebanyak 21 orang termasuk Ketua dan Wakil Ketua(
bentukan Jepang).
· Ketua
: Ir. Soekarno, Wakil Ketua : Mohammad Hatta dengan anggota sebanyak 27 orang termasuk Ketua dan Wakil Ketua(
bentukan bangsa Indonesia).
d. Rumusan
dasar negara sesuai piagam jakarta
Usulan rumusan dasar negara yang
disampaikan oleh Panitia Sembilan:
1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi
pemelukpemeluknya.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia
e. Alasan
perubahan sila pertama pada rumusan dasar negara Piagam Jakarta saat
penetapan dasar negara oleh PPKI adalah demi menjaga keutuhan bangsa yang
secara nyata memiliki keanekaragaman agama yag dianut.
Pertemuan Keempat
a.
Reguler
1. Nilai-nilai
semangat para pendiri negara
a.
Pro Patria dan Primus
Patrialis, artinya mencintai tanah air dan mendahulukan
kepentingan tanah air.
b.
Jiwa solidaritas dan kesetiakawanan dari semua
lapisan masyarakat
terhadap perjuangan
kemerdekaan.
c.
Jiwa toleransi atau tenggang rasa antaragama,
antarsuku, antargolongan dan
antarbangsa.
d. Jiwa tanpa pamrih dan
bertanggung jawab.
e. Jiwa
ksatria dan kebesaran jiwa yang tidak mengandung balas dendam.
2. Komitmen
para pendiri negara dalam perumusan Pancasila sebagai dasar negara
Menempatkan kepentingan bangsa dan
negara di atas epentingan pribadi dan golongan
3. Ciri-ciri
komitmen pribadi para pendiri negara dalam merumusakan Pancasila sebagai dasar
negara
a.
Mengutamakan semangat persatuan, kesatuan, dan
nasionalisme.
b.
Adanya rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia.
c.
Selalu bersemangat dalam berjuang.
d.
Mendukung dan berupaya secara aktif dalam
mencapai cita-cita bangsa yaitu merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
e. Melakukan pengorbanan pribadi, dengan cara
menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, serta
mendukungkeputusan yang menguntungkan bangsa dan negara.
E.
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
|
Langkah-langkah
Kegiatan Pembelajaran
|
Waktu
|
Pertemuan Kesatu
|
||
Pendahuluan
|
·
Guru mempersiapkan peserta didik dalam
pembelajaran dengan berdoa, melihat kerapihan dan kebersihan kelas serta
menanyakan presensi hari itu.
·
Peserta didik menyanyikan salah satu
lagu wajib “Garuda Pancasila” sebagai bentuk penghargaan bagi para pendiri
negara dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang
Maha Esa.
·
Guru memotivasi peserta didik, bahwa
lagu kebangsaan “Indonesia Raya” menjadi pendorong bagi para pendiri negara
dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
·
Guru memberikan pertanyaan tentang dasar
negara sebagi bentuk appersepsi
·
Guru menyampaikan langkah-langkah
proses pembelajaran yang akan di lakukakan.
·
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
yang dikembangkan dalam topik perumusan dan penetapan Pancasila
|
15 Menit
|
Inti
|
Mengamati
a. Peserta
didik dengan arahan guru membentuk
kelompok yang terdiri dari 4-5 orang
b. Peserta didikmembaca dari berbagai sumber belajar
tentang dasar negara.
c. Peserta didik mengamati
gambar tentang suasana sidang BPUPKI dan mencatat hal-hal yang penting dan
yang ingin diketahui dalam gambar/film tersebut. Guru dapat memberi
penjelasan singkat tentang gambar/film, sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik berkaiatan dengan pembentukan BPUPKI.
d.
Peserta didik mengidentifikasi hal-hal
yang telah diketahui dan hal-hal yang belum diketahui tentang BPUPKI sebagai
lembaga yang merumuskan dasar negara.
Menanya
a. Peserta didik secara
kelompok menyusun sejumlah pertanyaantentang hal-hal yang berkenaan dengan
BPUPKI.
b. Guru membimbing
peserta didik untuk mengidentifikasi pertanyaan dari hasil pengamatan yang
berkaitan dengan BPUPKI. Guru dapat membimbing peserta didik menyusun
pertanyaan seperti:
·
Apa yang di maksud dengan dasar negara?
·
Apa Alasan pembentukan BPUPKI bagi
bangsa Indonesia.
·
Bagaimana Keanggotaan BPUPKI
·
Apa Tujuan pembentukan BPUPKI bagi
bangsa Indonesia.
·
Siapa saja Tokoh yang mengusulkan
rumusan dasar negara dalam sidang BPUPKI
·
Bagaimana Suasana sidang BPUPKI dalam
merumuskan Pancasila sebagai dasar negara.
c. Peserta didik
mengajukan pertanyaan dengan ungkapan bahasa yang santun. Guru memberi
motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang menyusun pertanyaan yang sesuai
dengan tujuan pembelajaran.
Mengumpulkan informasi atau mencoba
a. Peserta didik secara
kelompok mencari informasi untukmenjawab pertanyaan yang sudah disusun dengan
membaca uraian materi dan menonton gambar.
b. Peserta didik
mengkonfirmasikan jawaban tersebut kepada guru tentang kebenaran jawaban yang
dibuat kelompok. Guru menyediakan
berbagai sumber belajar dan dapat menjelaskan jawaban atas pertanyaan yang
diajukan oleh peserta didik dalam kelompok.
c. Peserta didik
mengecek kembali jawaban pertanyaan dengan menggunakan sumber belajar yang
telah disediakan guru.
Mengasosiasi
a. Peserta didik
dengan bimbingan guru mendiskusikan hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh sebelumnya,
seperti :
·
Bagaimana jika suatu negara di bangun
tanpa dasar?
·
Mengapa ada orang Jepang menjadi
anggota BPUPKI?
·
Apa hubungan kekalahan Jepang dengan
pembentukan BPUPKI?
·
Adakah hubungan asal daerah anggota
BPUPKI dengan keterwakilan rakyat Indonesia?
b. Peserta didik
menyusun simpulan atas berbagai pertanyaan dengan bimbingan guru tentang
pembentukan dan suasana sidang BPUPKI dalam merumuskan dasar negara.
Mengomunikasikan
a. Peserta didik
menyusun laporan hasil telaah tentang prosesperumusanPancasila sebagai dasar
negara secara tertulis. Laporan berupa tulisan singkat.
b. Peserta didik
dalam setiap kelompok menyajikan hasil
telaah di kelas. Kegiatan penyajian melalui presentasi di depan kelas
kemudian kelompok lain memberikan komentar .
|
90 Menit
|
Penutup
|
a.
Peserta didik menyimpulkan atas manfaat
proses pembelajaran yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan pembentukan
BPUPKI, dengan meminta menjawab
pertanyaan berikut secara lisan.
·
Apa manfaat yang diperoleh dari
mempelajari dasar negaradan perumusan pancasila bagi kalian?
·
Apa sikap yang kalian peroleh dari
proses pembelajaran yang telah dilakukan?
·
Apa rencana tindak lanjut akan kalian
lakukan?
·
Apa sikap yang perlu dilakukan
selanjutnya
b.
Peserta didik mencatat tugas pekerjaan
rumah untuk pengayaan dan membaca
materi untuk pertemuan berikutnya yaitu perumasan dasar negara.
|
15Menit
|
Pertemuan
Kedua
|
||
Pendahuluan
|
a. Guru mempersiapkan
secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
b. Peserta didik
dengan arahan guru menyanyikan lagu nasionalsebagai bentuk penghargaan bagi
para pendiri negara dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sebagai
anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
c. Guru melakukan
apersepsi melalui tanya jawab atau
problem solving mengenai materi pembentukan BPUPKI dan proses perumusan Pancasila
sebagai dasar negara.
d. Guru menyampaikan
langkah-langkah proses pembelajaran yang akan di lakukakan
e. Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai tentang proses perumusan dasar negara
Indonesia.
|
10 menit
|
Inti
|
Mengamati
a.
Peserta didik mengamati gambar tokoh
pengusul dasar negara dalam sidang BPUPKI. Kemudian guru dapat menambahkan
penjelasan tentang gambar yang berhubungan dengan perumusan Pancasila
sebagai Dasar NegaraolehBPUPKI.
Menanya
a.
Peserta didik menyusun sejumlah
pertanyaan hal-hal yang berkenaan dengan perumusan Pancasila sebagai dasar
negara. Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan berikut :
·
Siapa Tokoh yang mengusulkan rumusan
dasar negara dalam sidang BPUPKI
·
Alasan dibubarkanaya BPUPKI dan diganti
menjadi PPKI
·
Bagaimana rumusan dasar negara yang
diusulkan oleh para pendiri negara dalam sidang BPUPKI tersebut?
·
Tujuan dibentuknya
panitia sembilan dalam sidang BPUPKI
·
Profil tokoh panitia sembilan
b.
Peserta didik mengajukan pertanyaan
dengan ungkapan bahasa yang santun. Guru memberi motivasi dan penghargaan pada
peserta didik yang telah menyusun pertanyaan yang sesuai dengan tujuan
pembelajaran.
c.
Peserta didik mengidentifikasi dan
mengklasifikasi pertanyaan tentang perumusan dasar negara yang akan dicari
jawabannya dalam diskusi kelompok.
Mengumpulkan informasi atau mencoba
a. Peserta didik secara
kelompok mencari informasi untuk menjawab pertanyaan yang sudah disusun
dengan membaca uraian materi di Buku PPKn Kelas VII dan sumber lain.
b. Peserta didik
menanyakan jawaban yang telah disusun dengan mengkonfirmasikan jawaban
tersebut kepada guru tentang kebenaran jawaban yang dibuat kelompok. Guru menyediakan berbagai sumber belajar
dan dapat menjelaskan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh peserta
didik dalam kelompok.
c. Peserta didik
mengecek kembali jawaban pertanyaan dengan menggunakan sumber belajar yang
telah disediakan guru
Mengasosiasi/Menganalisis Data atau
Informasi
a. Peserta didik
dengan bimbingan guru mendiskusikan hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh sebelumnya,
seperti :
·
Mengapa BPUPKI dibubarkan dan di ganti
dengan PPKI?
·
Apa persamaan dan perbedaan usulan
rumusan dasar negara?
b. Peserta didik
menyusun simpulan atas berbagai pertanyaan dengan bimbingan guru tentang
perumusan Pancasila sebagai dasar negara.
Mengomunikasikan
a. Peserta didik
dalam setiap kelompok menyajikan hasil
telaah di kelas. Kegiatan penyajian melalui presentasi di depan dan kelompok
lain memberikan komentar.
|
90 Menit
|
Penutup
|
a. Peserta didik
dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya jawab
secara klasikal tentang proses perumusan dasar negara.
b. Peserta didik
melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan dan
menentukan tindakan yang akan
dilakukan berkaitan proses perumusan dasar negara, dengan meminta menjawab
pertanyaan berikut secara lisan.
·
Apa manfaat yang diperoleh dari
mempelajari perumusan dasar negara dalam sidang
BPUPKI. bagi kalian?
·
Apa sikap yang kalian peroleh dari
proses pembelajaran yang telah dilakukan?
·
Apa rencana tindak lanjut akan kalian
lakukan?
·
Apa sikap yang perlu dilakukan
selanjutnya?
c. Peserta didik
mencatat tugas pekerjaan rumah untuk pengayaan dan membaca materi untuk pertemuan berikutnya tentang
perumusan dasar negara
|
20 Menit
|
Pertemuan
Ketiga
|
||
Pendahuluan
|
a.
Guru mempersiapkan secara fisik dan
psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan melakukan berdoa,
mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
b.
Peserta didik dengan arahan guru
menyanyikan lagu nasionalsebagai bentuk penghargaan bagi para pendiri negara
dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha
Esa.
c.
Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai materi
perumusan Pancasila sebagai dasar negara.
d.
Guru menyampaikan langkah-langkah
proses pembelajaran yang akan di lakukakan
e.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai tentang proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara.
|
|
Inti
|
Mengamati
a. Peserta didik
dengan arahan guru membentuk kelompok dengan anggota 4-5 orang
b. Peserta didik
secara kelompok mengamati gambar/Film pendek tentang suasana sidang PPKI
tanggal dan mencatat hal-hal yang penting dan yang ingin diketahui dalam
gambar/film pendek tersebut. Guru dapat memberi penjelasan singkat tentang
gambar/film pendek, sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik berkaiatan
dengan pembentukan PPKI.
c.
Peserta didik dalam kelompok
mengidentifikasi hal-hal yang telah diketahui dan hal-hal yang belum
diketahui tentang PPKI sebagai lembaga yang menetapkan dasar negara.
Menanya
a.
Peserta didik dalam kelompok menyusun
sejumlah pertanyaan hal-hal yang berkenaan dengan PPKI. Guru membimbing
peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi pertanyaan dari hasil pengamatan
yang berkaitan dengan PPKI. Guru dapat membimbing peserta didik menyusun
pertanyaan seperti :
·
Kapan PPKI dibentuk?
·
Siapa saja anggota PPKI?
·
Bagaimana profil masing-masing anggota
PPKI?
·
Siapa pimpinan PPKI?
·
Apa tujuan pembentukan PPKI?
·
Kapan sidang PPKI?
·
Di mana sidang PPKI dilaksanakan?
·
Bagaimana suasana sidang PPKI?
b.
Peserta didik mengajukan pertanyaan
dengan ungkapan bahasa yang santun. Guru memberi motivasi dan penghargaan
bagi kelompok yang menyusun pertanyaan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
c.
Peserta didik mengidentifikasi dan
mengklasifikasi pertanyaan tentang PPKI yang akan dicari jawabannya dalam
diskusi kelompok.
Mengumpulkan informasi atau mencoba
a. Peserta didik
mencari informasi jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca
uraian materi di Buku PPKn Kelas VII dan
buku referensi lain dan internet dengan bimbingan guru.
b. Peserta didik
menanyakan jawaban yang telah disusun dengan mengkonfirmasikan jawaban
tersebut kepada guru tentang kebenaran jawaban yang dibuat kelompok. Guru menyediakan berbagai sumber belajar
dan dapat menjelaskan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh peserta
didik dalam kelompok.
c. Peserta didik
mengecek kembali jawaban pertanyaan dengan menggunakan sumber belajar yang
telah disediakan guru.
Mengasosiasi/mengolah Informasi
a. Peserta didik
dengan bimbingan guru mendiskusikan hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh sebelumnya
b. Peserta didik
menyusun simpulan atas berbagai pertanyaan dengan bimbingan guru tentang
pembentukan dan suasana sidang PPKI dalam menetapkan dasar negara.
Mengomunikasikan
a. Peserta didik
dengan arahan guru membuat lembar kerja kelompok secara sistematis untuk
melaporkan hasil kerja kelompok tentang pembentukan dan suasana sidang PPKI.
b. Kelompok lain
memberikan tanggapan dan guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta
didik dalam diskusi, dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan
memberikan penghargaan bila jawaban benar.
|
90 Menit
|
Penutup
|
a. Peserta didik melakukan
refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan dan menentukan
tindakan yang akan dilakukan berkaitan
proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara, dengan meminta menjawab
pertanyaan secara lisan.
b. Peserta didik
mencatat tugas pekerjaan rumah untuk pengayaan dan membaca materi untuk pertemuan berikutnya
tentang telaah semangat komitmen para
pendiri negara dalam merumuskan dan menetapkan Pancasila sebagai dasar
negara.
|
20 Menit
|
Pertemuan
Keempat
|
||
Pendahuluan
|
a. Guru mempersiapkan
secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan
melakukan berdoa, mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
b. Peserta didik
dengan arahan guru menyanyikan salah satu lagu nasionalsebagai bentuk
penghargaan bagi para pendiri negara dalam memperjuangkan kemerdekaan
c. Guru melakukan
apersepsi melalui tanya jawab mengenai
materi perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara.
d. Guru menyampaikan
langkah-langkah proses pembelajaran yang akan di lakukakan
e. Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai tentang semangat komitmen para pendiri negara dalam merumuskan dan
menetapkan Pancasila sebagai dasar negara.
|
10 Menit
|
Inti
|
1)
Peserta didik mengamati daftar nilai-nilai luhur Pancasila
yang selama ini dilupakan/diabaikan dalam kehidupan sehari-hari yang
ditampilkan oleh guru.
2)
Peserta didik mengidentifikasi dan mengajukan pertanyaan
dengan menggunakan higher order thinking
skills (HOTS) tentang hal tersebut.
3)
Peserta didik dalam setiap kelompok (2-3) orang menggali
dari berbagai sumber pembelajaran apa kandungan nilai/moral yang perlu
diwujudkan dalam prilaku sehari-hari.
4)
Peserta didik menampilkan hasil analisis yang menjadi
kandungan nilai/moral Pancasila yang perlu diwujudkan dalam perilaku
sehari-hari.
5)
Peserta didik menyimpulkan nilai/moral Pancasila yang perlu
diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
a.
|
90 menit
|
Penutup
|
a.
Peserta didik dengan bimbingan guru
menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya jawab secara klasikal tentang semangat
komitmen para pendiri negara dalam merumuskan dan menetapkan Pancasila
sebagai dasar negara.
b.
Peserta didik melakukan refleksi atas
manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan berkaitan semangat
komitmen para pendiri negara dalam merumuskan dan menetapkan Pancasila
sebagai dasar negara., dengan meminta menjawab pertanyaan berikut secara
lisan.
·
Apa manfaat yang diperoleh dari
mempelajari semangat komitmen para pendiri negara dalam merumuskan dan
menetapkan Pancasila sebagai dasar negara.bagi kalian?
·
Apa manfaat yang diperoleh melalui
proses pembelajaran yang telah dilakukan?
·
Apa sikap yang perlu dilakukan
selanjutnya?
·
Apa rencana tindak lanjut akan kalian
lakukan?
c.
Peserta didik menjawab soal tes
tertulis.
d. Peserta didik mencatat
tugas pekerjaan rumah untuk pengayaan dan
membaca materi untuk pertemuan berikutnya tentang telaah proses
perumusan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.
|
20 Menit
|
H.Penilaian
1.
Kompetensi Sikap Spiritual
a.
Teknik Penilaian : Observasi
b.
Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
Observasi
c.
Kisi-kisi :
No
|
Indikator
|
Butir Instrumen
|
1
|
Menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan
Yang Maha Esa dirumuskannya Pancasila sebagai dasar negara oleh para pendiri tnegara.
|
5 Aspek (A,B,C,D,E)
|
instrumen, lihat lampiran 1
2.
Kompetensi sosial
a.
Teknik Penilaian : Observasi
b.
Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
Observasi
c.
Kisi-kisi :
No
|
Indikator
|
Butir
Instrumen
|
1
|
Menunjukkan
sikap santun terhadap guru dan teman sebaya sebagai wujud pengamalan pacasila
sebagai dasar negara
|
6
aspek (A,B,C,D,F)
|
instrumen, lihat lampiran 2
3.
Kompetensi
Pengetahuan
a.
Teknik Penilaian : Tes Tertulis
b.
Bentuk Instrumen : Uraian
c.
Kisi-kisi :
No
|
Indikator
|
Butir Instrumen
|
1
|
Menjelaskan arti penting dasar negara
|
Nomor
1
|
2
|
MendeskripsikanperumusanPancasilasebagaidasarnegara.
|
Nomor 2 dan 3
|
3
|
MendeskripsikanpenetapanPancasilasebagaidasarnegara.
|
Nomor 4
|
4
|
MenunjukkansemangatkomitmenparapendirinegaradalammerumuskandanmenetapkanPancasilasebagaidasarnegara.
|
Nomor 5
|
Instrumen: lihat Lampiran
3
4.
Kompetensi
Keterampilan
a.
Teknik Penilaian : Observasi
b.
Bentuk Instrumen : Lembar observasi
c.
Kisi-kisi :
No
|
Keterampilan
|
Butir Instrumen
|
1
|
Menyajikan laporan hasil telaah perumusan Pancasila
sebagai dasar negara
|
1,2,3,4,5
|
2
|
MenyajikanlaporanhasiltelaahperumusanPancasilasebagaidasarnegara
|
6,7,8,9,10
|
3
|
MenyajikanlaporanhasilpengamatanFilmpendeksimulasipenetapanPancasilasebagaidasarnegara
|
11,12,13,14,15
|
4
|
MenyajikanlaporanhasiltelaahsemangatkomitmenparapendirinegaradalammerumuskandanmenetapkanPancasilasebagaidasarnegara
|
16,17,18,19,20
|
Instrumen: lihat Lampiran
4
Program
Pengayaan, Remedial dan Interaksi Guru dan Orang Tua
A.
Kegiatan Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan diberikan
kepada siswa yang telah menguasai materi dan secara pribadi sudah mampu
memahami perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar Negara.
Bentuk Pengayaan :
1. Guru memberikan
tugas untuk mempelajari lebih lanjut tentang materi pokok dari berbagai sumber
dan mencatat hal-hal penting. Dan menyajikan dalam bentuk laporan tertulis atau
membacakan di depan kelas
2. Peserta didik
membantu peserta didik lain yang belum tuntas dengan pembelajaran tutor sebaya
B.
Kegiatan Remedial
Remidial dilaksanakan untuk siswa yang belum
menguasai materi dan belum mampu memahami perumusan dan penetapan Pancasila
sebagai dasar Negara. Kegiatan remedial dilakukan dengan cara mengulang materi
pembelajaran apabila peserta didik yang tuntas di bawah 80%. Sedangkan apabila
peserta didik yang sudah tuntas lebih dari 80% maka kegiatan remedial dapat
dilakukan antara lain :
1. Mengulang materi
pokok di luar jam tatap muka bagi peserta didik yang belum tuntas
2. Memberikan penugasan
kepada peserta didik yang belum tuntas
3. Memberikan
kesempatan untuk tes perbaikan
Kegiatan remedial
bagi kompetensi sikap dilakukan dalam bentuk pembinaan secara holistik yang
melibatkan guru bimbingan konseling dan orang tua.
C.
Interaksi Orang Tua
dan Guru
Interaksi guru dengan orang tua dapat dilakukan
melalui beberapa langkah antara lain :
1. Guru meminta
kerjasama dengan orang tua untuk mendampingi peserta didik mempersiapkan
sosiodrama
2. Guru meminta peserta
didik memperlihatkan hasil pekerjaan yang telah dinilai/ dikomentari guru
kepada orang tuanya. Kemudian orang tua mengomentari hasil pekerjaan siswa.
Orang tua dapat menuliskan apesiasi kepada anak sebagai bukti perhatian mereka
agar anak senantiasa meningkatkan pegetahuan, keterampilan dan sikap. Hasil
penilaian yang telah diparaf guru dan orang tua kemudian disimpan dan menjadi
portofolio siswa.
F.
Media,
Alat, dan Sumber Pembelajaran
1.
Media
a.
Film pendek simulasi
sidang PPKI
b. Gambar tokoh-tokoh pengusul dasar negara:
Sukarno, Moh. Hatta, Supomo, Moh. Yamin, Rajiman
Widyodiningrat.
c.
Teks Piagam Jakarta.
d.
Teks Pancasila
2.
Alat/Bahan
a. Laptop
b. LCD
3.
Sumber
Belajar
At,
Sugeng dkk, 2008. Pendidikan kewarganegaan untuk SMP Kelas VIII. Jakarta : Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan dan Nasioanal.
Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. 2013. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Kelas VII. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Halaman 1 sampai 32
Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan. 2013. Buku GuruPendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Halaman 54 sampai 82
http://antonyspsi.blogspot.com/2012/07/tokoh-tokoh-perumus-lahirnya-dasar.html : O5 Maret 2014 jam
20.35
Mengetahui,
Kepala
Sekolah
SOFYAN, S.Ag
NIP.
|
Bekasi,
27 Mei 2016
Guru
Mata Pelajaran
SOFYAN, S.Ag
NIP.
|
Lampiran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar